Minggu, 06 Maret 2011

aSa KeSeBeLaS...

Saat aku sudah mantap berjalan...

Tiba-tiba badai itu datang lagi...

Meruntuhkan bukit pasir di hadapanku...

Membuatnya menyatu menjadi hamparan tak berujung...


Kala aku sudah tertatih melangkah...

Aku tak sanggup dan aku tak mampu bertahan...


Sinar surya datang menghias awan...

Berkasnya menelusup lewat jendela yang terkuak...

Membuka lentera kalbu yang berselimut kabut...

Mengeja setiap asa tanpa jeda...


Dimanakah negeri bahagia itu???

Bawalah aku kesana...! ! !


Aku tak ingin kembali lagi...

Terlalu jauh aku tlah pergi...

Meninggalkan setiap jejak memori...

Biarlah smua menjadi histori...


(21.33,,, Thu,,, 24-02-11)

^^.

EnTRi KeTiGa...

Petani : "panas sekali ! Bisakah kau meredupkan sinarm untukku?" (Dengan wajah memelas)

Matahari : "maafkan aku, tapi tak jauh darimu tukang es sangat memerlukan sinarku."

Petani : "aku mengerti kamu. Siapa yang mau mengerti aku?"

Matahari : "hatimu. Hatimu yang ikhlas yang akan mengerti kamu."

Petani : "kamu benar! Mengeluh hanya akan membuatku capai."



(11.01,,, Sun,,, 06-03-11)

^^.